Gambar Ilustrasi

Udara pagi kerap menyelimuti pagi yang telah tiba menyambut hari setelah selesai sarapan seperti hari-hari kemarin saya pun bergegas melakukan aktifitas sehari-hari. Dan setelah memanaskan mobil saya pun langsung berangkat menuju tempat kerja. Selang lima menit berlalu sambil mendengarkan musik saya pun sudah berada dijalan utama kota depok, Hingga terus memasuki wilayah timur untuk menuju gerbang tol.

Gambar Ilustrasi

Saya pun segera ambil acang-acang mempersiapkan segala sesuatu ketika akan memasuki gerbang Tol. Termasuk mengencangkan sabuk pengaman demi keselamatan dari hal-hal yang tidak diinginkan. Akan tetapi, "Uupps!!..😱😳 Astaga ternyata saya lupa membawa kartu E.toll atau E.money. Dan, Aahh! kebiasaan ini. Untungnya belum masuk terlalu dalam ke pintu toll hingga masih bisa balik arah, untuk menuju jalan biasa".

Akhirnya sambil sedikit macet saya pun menuju jalan biasa untuk menuju tempat beraktifitas, Meski agak lama tetapi nikmati saja deh. Eeh!, ngomong-ngomong soal kartu toll yang tidak sempat saya bawa karena kelupaan.

Tahu nggak mengapa.? Karena sejak awal 2017 lalu bila memasuki gerbang tol harus memiliki kartu E.Toll atau E.Money karena gerbang tol sekarang sudah tidak lagi menerima pembayaran secara cash atau tunai. Nah dibawah ini saya akan jelaskan secara detail dari nama-nama kartu toll hingga cara penggunaannya serta mengisi ulang dan membelinya berikut dibawah ini.

Sebelum kamu mengetahui cara membeli kartu E-Toll, kamu harus lebih dulu mengetahui jenis kartu E-Money apa saja yang bisa dijadikan E-Toll.

Tentunya tidak semua kartu E-Money bisa kamu gunakan sebagai E-Toll. Oleh sebab itu, kamu harus pandai memilih E-Money untuk pembayaran tol menggunakan metode cashless. Berikut beberapa jenis kartu E-Money yang bisa kamu gunakan untuk membayar tol:

1. Kartu E-Toll Card BPJT : Kartu e-Money ini dikeluarkan oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

2. Kartu Mandiri e-Money : Sesuai dengan namanya, kartu ini dikeluarkan oleh Bank Mandiri.

3. Kartu Gaz Card : kartu e-Money ini juga dikeluarkan oleh Bank Mandiri.

Indomaret Card. : Sama seperti kedua kartu di atas, kartu ini juga keluaran Bank Mandiri.

4. BRI Brizzi : kartu e-Money ini merupakan keluaran Bank BRI.

5. BNI Tapcash : Kartu ini merupakan keluaran Bank BNI.

6. BCA Flazz : Sesuai namanya, kartu e-Money ini keluaran Bank BCA.

7. BTN Blink : merupakan e-Money keluaran Bank BTN.

Nah, itulah beberapa jenis kartu e-Money yang bisa digunakan sebagai e-Toll. Ingat baik-baik ya bro! Ok.

DIMANA BISA MENDAPATKAN KARTU E.TOLL & E.MONEY

Untuk membeli kartu E-Toll, dibutuhkan dana sebesar Rp 20.000,- broo!. Akan tetapi itu hanya sekedar kartunya saja, belum termasuk isi saldonya. Nah, berikut ini beberapa tempat resmi untuk membeli kartu e-Money:

1. MINIMARKET .....Tempat pertama untuk kamu membeli kartu E-Money adalah Minimarket. Ada beberapa Minimarket yang bisa kamu kunjungi untuk membeli kartu E-Money. Beberapa Minimarket tersebut antara lain Indomaret , Alfamart, Alfamidi , Lawson , dan Circle K . Biasanya mereka juga menyediakan layanan top-up.

2. BANK PENERBIT E.MONEY.....Seperti yang dijelaskan di atas, ada beberapa Bank yang menyediakan fasilitas e-Money seperti Bank Mandiri, BTN , BRI , BCA, dan BNI. Nah, kamu tinggal datang ke kantor cabang Bank tersebut lalu tanyakan pada customer service terkait pembuatan kartu E-Money.

3. GERBANG TOL .....Nah, tempat terakhir yang bisa kamu gunakan untuk membeli kartu E-Toll adalah di gerbang tol. Biasanya ada petugas tol yang menjual E-toll di gerbang keluar tol.

Tujuannya untuk mempermudah pengendara bagi yang belum memiliki kartu ini. Akan tetapi, tidak semua gerbang tol terdapat petugas yang menjual kartu E-Money. Jadi jangan jadikan gerbang tol sebagai pilihan utama untuk membeli E-Money.

Nah, itulah beberapa tempat yang bisa kamu datangi untuk membeli kartu E-Toll. Lalu, apa sih keuntungan menggunakan E-Toll ?

KEUNGGULAN BAYAR TOL MENGGUNAKAN KARTU E-TOLL.

Ketika kamu menggunakan E-Money atau E-Toll untuk pembayaran tol, tentunya memiliki beberapa kelebihan ya. Berikut beberapa kelebihan ketika membayar tol menggunakan kartu E-Money.

1. TIDAK PERLU MENGANTRI LAMA.....Jika kamu menggunakan kartu E-Money untuk membayar tol, tentunya tidak perlu mengantri gaes. Tentunya hal ini sudah dibuktikan, gerbang yang melayani pembayaran tunai lebih panjang antreannya dibandingkan dengan Gerbang Tol Otomatis (GTO).

2. PROSES PEMBAYARAN CEPAT.....Seperti yang dibilang sebelumnya, menggunakan E-Toll membuat kamu tidak perlu lama-lama mengantre. Karena proses pembayaran menggunakan E-Toll cukup cepat.

Kamu hanya tinggal menempelkan kartu E-Money ke gardu tol otomatis, maka palang gerbang tol akan terbuka secara otomatis. Wow! Simple ya.

3. TAK PERLU REPOT MINTA UANG KEMBALIAN .....Biasanya ketika membayar tol menggunakan uang pecahan besar seperti Rp 50.000,- atau Rp 100.000,- kamu akan menerima kembalian.

Tentunya hal itu sangat merepotkan bagi beberapa pengendara. Namun jika kamu menggunakan e-Toll , masalah itu tidak akan pernah terjadi.

Karena ketika kamu menempelkan kartu e-Toll ke gardu pembayaran, otomatis saldo e-Money kamu akan berkurang sendiri. So, nggak bakal repot ngurusin kembalian deh.

4. TIDAK PERLU MEMBAWA BANYAK UANG .....Kini kamu tidak perlu lagi membawa uang kecil untuk membayar tol. Cukup isi saldo e-Money kamu, maka kartu tersebut bisa kamu bawa kemana saja.

5. DAPAT MENGGUNAKAN E-TOLL PASS .....Bagi kamu yang belum tau apa itu e-Toll Pass , e-Toll Pass merupakan sebuah mesin yang dipasangkan pada bagian kanan atas dashboard mobil dekat kaca depan. Jadi dengan alat itu pengemudi tidak perlu lagi membuka kaca untuk menempelkan kartu e-Toll.

Gimana sih cara pakai E-Toll Pass ? Caranya cukup mudah kok, kamu tinggal memasang E-Toll Card pada E-Toll Pass, lalu maju pada gerbang tol yang memiliki E-Toll Pass Reader.

Secara otomatis gerbang tol akan membaca kartu E-Toll yang kamu pasang di mobil, lalu saldo yang ada di kartu akan dipotong sesuai harga tol yang dilalui.

Hanya saja, tidak semua tol memiliki fasilitas E-Toll Pass Reader. Jadi berharap saja semua tol yang ada di Indonesia sudah dilengkapi dengan fasilitas tersebut. Itulah beberapa keunggulan menggunakan kartu E-Toll bro!. Sangat memudahkan ya!.

LALU DIMANA KITA BISA ISI ULANG E-MONEY & E-TOLL

Ketika saldo E-Money kamu habis, tentunya harus di isi ulang ya broo. Tapi dimana aja sih tempat yang bisa digunakan untuk mengisi ulang saldo E-Money?

1. MINIMARKET .....Yaps, selain kamu bisa membeli kartu E-Money di Minimarket, kamu juga bisa sekalian mengisi ulang saldo loh broo.

Alfamart, Indomaret, Alfamidi , Circle K , Lawson adalah salah satu Minimarket yang bisa dijadikan tempat mengisi ulang saldo E-Money. Jadi nggak perlu jauh-jauh lagi deh untuk melakukan top-up .

A. CARA ISI ULANG! .....Datangi kasir Minimarket, lalu bilang bahwa kamu ingin mengisi ulang saldo E-Money . Pembayaran bisa melalui kartu debit, kartu kredit, atau uang tunai. Kamu akan dikenakan biaya sebesar Rp 1000,- jika mengisi ulang di Minimarket.

2. ATM .....Kamu dapat mengisi ulang saldo e-Money di ATM yang memiliki logo e-Money . Biasanya ATM tersebut terdapat reader untuk membaca kartu E-Money.

Pilihlah ATM yang sesuai dengan penerbit kartu E-Money tersebut untuk menghindari biaya tambahan.

CARA ISI ULANG! .....Masukkan kartu debit ATM kamu. Lalu masukkan PIN kartu debit. A..Pilih menu e-Money..

B..Pilih menu Isi Ulang. Lalu masukkan nominal saldo yang akan diisikan.

C..Letakkan kartu E-Money ke atas reader bertanda logo isi ulang.

D..Jika sudah, transaksi akan berhasil. Kertas struk keluar dan saldo E-Money bertambah.

Catatan: Jangan pernah memasukkan kartu E-Money ke mesin ATM.

Peraturan biaya tambahan jika mengisi ulang saldo E-Money di ATM:

Jika kamu mengisi ulang saldo di ATM penerbit yang sama dengan nominal kurang dari Rp 200.000,- maka tidak akan mendapat biaya tambahan.

Jika kamu mengisi ulang saldo di ATM penerbit yang sama dengan nominal lebih dari Rp 200.000,- maka akan mendapat biaya tambahan maksimal Rp 750,-.

Jika kamu mengisi ulang saldo di ATM bersama, maka dikenakan biaya sebesar Rp 1.500,- .

3. HALTE TRANSJAKARTA .....Ternyata di halte Transjakarta juga bisa kamu gunakan untuk mengisi ulang saldo E-Money loh. Karena kartu E-Toll juga bisa kamu gunakan sebagai ongkos naik busway.

CARA ISI ULANG!.....Datanglah ke loket Transjakarta yang ada di dalam halte. Lalu minta petugas yang menjaganya untuk mengisi ulang saldo E-Money kamu. Biasanya kamu akan dikenakan biaya sebesar Rp 1.500,- saja.

4. LOKET STASIUN KRL.....Sama seperti halte Transjakarta, di stasiun KRL kamu juga bisa melalukan top-up saldo E-Money kamu. Tentunya hal tersebut dikarenakan pihak KRL yang sudah memberlakukan sistem cashless dalam pembayarannya.

CARA ISI ULANG!.....Datanglah ke loket KRL yang ada di dalam stasiun. Lalu minta petugas yang menjaganya untuk mengisi ulang saldo E-Money kamu.

5. GERBANG TOL .....Beberapa gerbang tol yang ada di Indonesia, khususnya Jakarta menyediakan fasilitas top-up E-Money secara langsung.

Hanya saja baru beberapa gerbang tol saja yang memberikan fasilitas ini ya broo. So, jangan terlalu berharap mengisi ulang saldo di gerbang tol ya.

CARA ISI ULANG!.....Ketika mau keluar tol, mengantre lah di gardu tol yang memiliki tanda ‘ Top Up E-Money.

Setelah sampai di gardu, bilang ke petugas bahwa kamu ingin mengisi ulang E-Money dengan menyebutkan jumlah nominalnya. Jangan lupa untuk memberikan kartu E-Money dan uang tunai.

TERAKHIR SEBAGAI BONUS TAMBAHAN ADALAH TONGTOL

Oh iya, kamu bisa menggunakan alat tongtol loh. Apa sih tongtol itu? Tongtol adalah singkatan dari tongkat tol. Fungsinya adalah menggantikan tangan untuk menempelkan kartu e-Toll ke Gardu Tol Otomatis (GTO). Jadi nggak perlu menjulurkan tangan keluar jendela deh.

Sebelum masuk ke tol, pastikan bahwa saldo E-Money kamu cukup. Jika tidak, bisa saja kamu menyebabkan kemacetan panjang karena gerbang yang tidak mau terbuka. Maka dari itu kamu harus selalu mengecek sisa saldo E-Money anda. Akan lebih bagus bila anda mempunyai 2 kartu E-money guna menghindari kartu tidak terbaca oleh mesin GTO.

Sumber : Tippintar.com

"SEMOGA ~ BERMANFAAT"