Satria Mwb

Coretan Tanpa Makna

Monday, 30 November 2020

,


Haaii para blogger yang suka ngintip doang diblog butut ini sekedar mau ngasih pengumuman saja bahwa review yang saya lakukan terhadap para Blogger-blogger tangguh masih tetap berjalan.😊 Tetapi untuk sementara reviewnnya tertunda dahulu, Agar tidak bosan kali yee...Padahal postingan penggantinya lebih membosankan malahan.🤣 🤣 Yaa maklumlah blog butut namanya juga.🤣 Ok kali ini saya akan bercerita tentang masa sekolah saya, Yang mana kala itu masih menggunakan seragam putih Abu-abu.

Berhubung sewaktu membersihkan buku-buku lama digudang, Saat membuka lemari butut yang sudah banyak rayapnya saya menemukan sebuah photo masa sekolah yang begitu woowww! Punya banyak kenangan bersama sianu yang begitu romantis katanya. Eehheee! 🤣 🤣 Biase kisah kasih sewaktu masih di Stm..🤣 🤣 Seperti apa berikut dibawah ini.

Stasiun Pasar Minggu pukul 13.00 sekelompok pelajar stm Bunda Kandung ( BK ) Melakukan sweping pada kereta api yang hendak menuju stasiun Jakarta Kota. Target mereka adalah stm Budi utomo dimana tempat saya bersekolah, Yang memang menjadi musuh utamanya. Berbagai cara mereka lakukan dari mulai menanyakan pelajar yang ada dikereta api sampai berteriak lantang sambil memukul-mukul jendela kereta secara membabi buta. Saya yang memang saat itu ada didalam kereta api dan hendak menuju sekolah merasa cukup was-was, Beruntung setiap kesekolah saya tidak pernah memakai seragam sekolah agar tidak terlalu kentara bahwa saya memang anak stm juga. Walau punya perasaan panik saya dan teman sekolah saya mencoba menenangkan diri sambil bersiap-siap jika terjadi hal yang tak diinginkan.

Didalam gerbong kereta api saya hanya berdua dengan teman sekolah saya yang bernama Indra Kesuma. Untuk menghindari amukan dari anak stm Bunda Kandung yang hampir lebih dari 50 orang itu sayapun mencoba berkumpul dengan para pedagang asongan agar lebih tidak kentara bahwa saya memang benar anak stm. Bersyukur saya lolos dari swiping yang mereka lakukan.

Namun 10 menit berlalu ada anak stm Bunda Kandung yang mengenali tampang saya meskipun saya tidak memakai seragam sekolah... Dia bernama Angga, Dulunya sewaktu smp saya bersahabat dengannya, Namun setelah lulus dan memilih stm yang berbeda saya dan Angga sudah tak kenal yang namanya arti persahabat. Baik saya dan Angga, Selalu bersikukuh membela dan membanggakan nama stmnya masing-masing.

"Satriiaa! Luh pikir bisa begitu aja lewat wilayah kekuasaan gw, Asal luh tahu gw minta darah luh sekarang juga"... Bentak Angga sambil mengeluarkan pisau panjang dan menghampiri saya bersama 5 temannya.

Ibarat nasi sudah menjadi bubur mau tidak mau sayapun harus meladeni anak stm Bunda Kandung yang jumlahnya sangat tidak sebanding dengan saya yang cuma berdua... Mungkin bagi yang tidak pernah merasakan sekolah stm tawuran adalah suatu hal yang sangat menakutkan. Tetapi bagi saya hal ini sudah jadi makanan sehari-hari jika hendak menuju kesekolah yang berada dikawasan Jakarta Pusat.


"Heeehh! Kecoa wc luh pikir segampang itu nih gw kasih hadiah buat luh".... Seru saya dengan kesal sambil mengeluar rantai besi panjang yang memang selalu saya bawa-bawa jika kesekolah.

Wuuuunnggg prrraakks!!

Putaran rantai sayapun mengenai tiga anak stm Bunda Kandung dan ketiganya langsung jatuh terkapar, Melihat kejadian itu Anggapun memberi komando kepada keteman-temannya untuk mengepung saya dan Indra. Mendapati hal itu saya dan Indra langsung menyelamatkan diri turun dari kereta api dan berusaha keluar dari stasiun Pasar Minggu. Meski harus terus memutar-mutar rantai agar para pengeroyok tidak mendekati saya, Walau pada akhirnya sayapun merasa keteteran menghadapi puluhan anak stm Bunda Kandung tersebut. Pukulan demi pukulan mengenai tubuh saya hingga jatuh terjekang, Beruntung Indra teman saya sigap menarik tubuh saya agar segera lari keluar dari kepungan anak stm Bunda Kandung.

"Gilaa! Luh Sat, Bisa mati konyol kita kalau begini terus lebih baik kita menghindar dulu"... Seru Indra sambil berusaha menarik saya agar kabur keluar dari stasiun Pasar Minggu.

Sayapun setuju dengan usul Indra, Sambil masih memutar-mutar rantai besi akhirnya saya dan Indra lari sekencang-kecangnya sambil sesekali meruduk dan bergulingan menghindari batu dan botol yang terus berterbangan mengincar tubuh saya dan Indra. Dengan nafas yang masih tersengal-sengal akhirnya saya dan Indra berhasil lolos dari kepungan anak stm Bunda Kandung dengan memanjat pagar stasiun yang tidak terlalu tinggi. Beruntung pagar tersebut ditumbuhi rimbunan ilalang sehingga saya dan Indra masih bisa menghindari batu dan botol yang masih terus berterbangan kearah saya.

Sesampainya dialang-alang yang cukup rimbun saya dan Indra masih terus berlari hingga terus keluar alang-alang dan memasuki pasar sayuran lalu mencari wc umum untuk merapikan pakaian yang sudah awut-awutan. Para anak stm Bunda Kandung pun merasa kesal karena buruannya lolos dan mereka kehilangan jejak saya dan Indra meski suara mereka masih terdengar sayup-sayup dari kejahuan.

"Wooii! Satria jangan kabur luh katro, Gw tunggu luh sampai kapan pun"...

Sayapun tidak perduli dengan teriakan-teriakan Angga yang merasa kuat dan menjadi-jadi kala itu...Kawasan pasar minggu masih dipenuhi dengan anak stm Bunda Kandung meski sebagian sudah banyak yang berpencaran. Karena tidak mungkin untuk melanjutkan sekolah akhirnya saya dan Indra memilih bolos sekolah dengan sangat hati-hati akhirnya saya dan Indra keluar dari wc umum pasar dengan menaiki angkot miniarta coklat kearah Depok.

"Ndra terpaksa kita balik lagi ke Depok, Tak mungkin kita sampai kesekolah anak BK masih operasi mencari kita sampai keluar stasiun pasar minggu"...Seru saya.

"Betul Sat, kita emang harus balik ke Depok, Lalu kita bolos kemana nih"... Tanya Indra.

"Kita ke Bogor saja Ndra menenangkan diri"..

Indrapun setuju dengan usul saya, Akhirnya saya dan Indra meninggalkan Pasar Minggu dengan hati-hati. Saya dan Indra duduk paling belakang diangkot yang kami tumpangi. Beruntung kaca belakang angkot agak burek jadi saat melewati segerombolan anak stm Bunda Kandung yang masih beroperasi saya dan Indra tidak terlalu kelihatan dan kentara. Beruntung mereka hanya mengincar bus kota ppd 806 serta bus kota lainnya yang menjadi target mereka. Pelarian sayapun berhasil meski semua itu membuat saya dan Indra tidak terima apa yang telah mereka lakukan kepada kami berdua. Sesampainya di terminal Depok saya dan Indra langsung ke stasiun kereta untuk menuju kota Bogor.




~BOGOR PUKUL 14.30 WIB~


Akhirnya saya dan Indra sampai distasiun Bogor setelah keluar dari stasiun Bogor kami berdua memilih warkop untuk sekedar ngopi dan menghabiskan waktu hingga sore nanti. Sambil menikmati kopi hangat dan makanan kecil saya dan Indra kembali membahas kejadian yang menimpa kami berdua dikawasan Pasar Minggu.

"Paling telat hari sabtu kita harus balas dendam kepada anak BK keparat itu Ndra, Dan hari sabtu luh tetap sama gw Ndra. Gw mau bantai si Angga yang besar mulut itu".

"Setuju Sat, gw juga nggak terima diremehkan sama anak BK, Gw akan kumpulin anak-anak dari basis kereta sampai bus untuk menyerang balik anak BK kalau bisa secepatnya"... Jawab Indra sedikit emosi.

Sedang serius berbicara diwarkop saya dan Indra dikagetkan dengan candaan dua anak sma yang begitu cantik menggoda, Mereka berlalu dengan santainya didepan warkop dimana saya dan Indra sedang menikmati kopi. Sambil tertawa ria kedua wanita anak sma itu pun segera menuju taman disekitar stasiun Bogor yang banyak para pedagang kaki lima mangkal. Iapun memesan es doger dengan santainya. Sayapun dibuat terkesima.

"Ndra anak sma bogor cantik-cantik ternyata yee, Kan nggak sia-sia luh gw ajak bolos ke Bogor"... Seru saya sambil terus memandangi kedua wanita anak sma tersebut.

Indra pun tersenyum simpul sambil manggut-manggut. Akhirnya setelah membayar kopi dan makanan diwarkop tempat kami ngobrol, Saya dan Indra bergegas menghampiri kedua wanita sma tersebut.

"Haaii ketawan bolos sekolah yaa, Haayoo ngaku"... Seru kami berdua berbarengan.

Kedua wanita anak sma itupun acuh dan tak perduli dengan ocehan kami berdua, Ia tetap konsentrasi membeli es doger lalu menikmatinya. Merasa diacuhkan saya dan Indra pun memesan es doger tersebut dengan berbicara ngaco.

"Pesan dua bang esnya biar nanti yang bayar cewek itu"... Seru saya sambil cengengesan.

Kesal merasa dilecehkan akhirnya kedua wanita anak sma tersebut membentak saya..."Jangan sok kecakepan deh luh, Iiih najis amat gw bayarin luh"...Bentaknya berbarengan.

Akhirnya kedua wanita anak sma itu memilih menjauhi saya dan Indra, Dan kesempatan itu saya gunakan untuk membayar semua es doger yang ia pesan termasuk saya dan Indra. Kedua wanita anak sma itupun kesal setelah tahu es dogernya sudah ada yang membayarnya. Saling gengsi pun terjadi hingga akhirnya kedua wanita anak sma itu pergi seolah tidak perduli lagi dengan apa yang terjadi. Saya dan Indra pun terus membuntutinya dari belakang. Hingga akhirnya kedua wanita anak sma itu membetak saya.

"Heehh!!, Ngapain sih luh ngikutin gw"... Bentak wanita sma yang berambut panjang.

"Iiihh siapa yang ngikutin GR"...Balas saya berbarengan dengan Indra.

Akhirnya kedua wanita anak sma itu mempercepat langkahnya begitu dengan saya dan Indra. Merasa dipermainkan iapun kembali menoleh. Berbarengan dengan itu saat ia menoleh kebelakang sayapun mengagetkannya dengan berkata.

"Ciiluukkk baaa!!"..

Meski kesal dan kaget akhirnya ia tertawa kecil dan singkat cerita akhirnya saya dan Indra bisa berkenalan dengan kedua wanita anak sma tersebut. Yang berambut panjang bernama Kurnia Herawati biasa dipanggil Ira dan yang berambut pendek bernama Chairunisa Putri biasa dipanggil Nisa. Keduanya bersekolah ditempat yang sama yaitu Sma Tridharma Kebon Pedes Bogor. Karena saya lebih banyak ngobrol dengan Chairunisa akhirnya saya lebih dekat dengannya. Sedangkan Indra teman saya lebih dekat dengan Kurnia Herawati. Akhirnya kami berempat pun jalan berbarengan untuk mengantar keduanya pulang kerumahnya dikawasan Citayam perbatasan kota Bogor dan Depok. Kamipun saling bertukar nomor telepon rumah dan sejak itu baik saya dan Nisa saling telpon-telponan, Begitu pun Indra dan Ira.

Dan sejak itu karena seringnya telpon-telponan dengan Nisa akhirnya sayapun resmi berpacaran dengannya. Bahkan semenjak kenal dengan Nisa saya sangat senang dan betah bermain didaerah Citayam begitu pun Indra. Meskipun kami masing-masing dalam hal pacaran tetapi jika ingin jalan-jalan bersama sewaktu libur sekolah kami tetap selalu kompak.


~DUA MINGGU KEMUDIAN~


GAMBIR JAKARTA PUSAT PUKUL 12.30 SIANG.

Seusai turun dari kereta api dan hendak memasuki halte bus Budi Utomo seseorang memanggil nama saya ternyata dia adalah Indra...."Sat, baru nyampe luh, Dicariin sama senior di lapangan banteng"... Seru Indra.

"Suruh kesini Ndra sekalian bawa anak-anak suruh pada kumpul disini"... Balas saya.

Tak lama berselang para senior stm Boedoet pun berdatangan... "Sat gimana aman luh berangkat tadi lewat Pasar Minggu"..

"Aman broo, Kapan kita nyerang anak BK gw udah gatel nih"... Seru saya.

"Santai broo, Hari ini anak-anak mau bom bardir kawasan Pasar Minggu. Dan basis utara dan timur juga pada mau ikut"...Seru sang senior anak kelas tiga stm Boedoet.

Mendengar hal itu sayapun merasa senang... "Bagus berarti gw nggak masuk kelas hari ini. Gw ikut basis kereta sama Indra sisanya pake bus"...Seru saya dengan penuh semangat.

Akhirnya saya berserta teman-teman dan senior anak stm Boedoet melakukan penyerangan besar-besaran terhadap stm Bunda Kandung yang berada dibilangan Pasar Minggu Jakarta Selatan. Arak-arakan dua bus yang kami bajakpun mulai berjalan zig-zag, Bendera merah putih biru pun berkibar dengan gagahnya bah sebuah pasukan tempur rombongan anak stm boedoet siap tawuran melewati jalan ibukota. Melihat itu semua sayapun tersenyum puas. Setelah bus menghilang ditikungan jalan saya bergegas menuju stasiun kereta dan bergabung dengan basis kereta yang tujuannya juga sama, Menyerang anak stm Bunda Kandung. Sesampainya dikawasan Pasar Minggu kami menunggu jam bubar anak stm Bunda Kandung. Tepat pukul 4.30 tawuranpun tak bisa dihindari kamipun saling serang dan lempar batu, Tidak perduli dengan keadaan sekitarnya jalan raya Poltangan Pasar Minggu dipenuhi oleh ribuan pelajar berseragam putih abu-abu yang saling ejek, Saling pukul berbagai senjata tajam pun dipamerkan dan berayun kesana kemari.

Suasana yang ramai oleh kendaraan serta orang yang lalu lalang kini ditambah dengan keramaian yang lebih menakutkan itupun terus berlanjut sampai akhirnya saya menemukan target incaran saya yaitu Angga. Mengetahui kehadiran saya iapun segera melempari saya dengan botol minuman berserta batu beruntung saya bisa menghindari. Karena mendapat serangan mendadak Anggapun merasa kerepotan dan memilih melarikan diri menuju arah Depok. Beruntung Indra sahabat saya mengetahuinya dan memberi kabar kepada saya.

"Simonyet Angga kabur Sat kearah depok"...Serunya.

"Luh susul naik kereta Ndra, Biar gw buntuti dengan bus. Kabari anak-anak basis depok untuk menjaga sekitar terminal dan stasiun Depok"... Balas saya.

Sayapun segera menaiki bus yang menuju Depok. Sesampainya disana akhirnya saya dapat bertemu dengan Angga yang sedang mengumpulkan teman-teman untuk menyerang balik saya kembali. Karena semuanya serba mendadak hanya ada 7 orang yang mau membantunya sedangkan terminal dan stasiun Depok sudah dikuasai oleh anak-anak stm Boedoet. Tawuranpun kembali memanjang yang tadinya hanya diarea Pasar Minggu terus melebar sampai ke Depok. Mau tidak mau Anggapun harus meladani tantangan saya meski bawaannya cuma 7 orang. Namun semuanya tetap sia-sia iapun kembali kocar-kacir untuk kedua kalinya naas pun menimpanya, Batu yang saya lempari mengenai pundaknya iapun terjatuh, Sayapun kembali menghampiri dan menyabetkan rantai besi dengan bertubi-tubi begitupun teman-teman saya terus menghujaninya dengan kayu bambu, Bahkan menginjak-ijaknya tanpa ampun. Anggpun sekarat. Beruntung polisi dan warga segera datang membubarkannya.

"Polisi!, Bubar dan diam ditempat".

"Wooii hati-hati police kaabuuurr!!"... Seru saya memberi aba-aba kepada teman-teman.

Beruntung kondisi sudah magrib jadi saya dan teman-teman masih sempat menyelamatkan diri masing-masing. Sayapun lebih memilih masuk keperkampungan warga, Kamipun berpencar hingga akhirnya semua teman-teman saya lebih memilih pulang kerumahnya.. Termasuk saya. Keesokan harinya saya mendapat kabar bahwa Angga masuk ruang UGD rumah sakit dan perlu perawatan intesif selama sebulan lebih. Teman-teman sayapun merasa puas mendengar hal itu. Sayapun demikian, Walau sebenarnya ada rasa tidak tega juga sewaktu melihat Angga diinjak-ijak teman-teman saya walau sudah tak berdaya. Karena biar bagaimanapun ia juga bekas teman smp saya, Cuma karena beda stm kami jadi berperang dan tak ada lagi kata sahabat, Tekecuali teman stm yang satu sekolah dengan saya.

Sedangkan disekolah sendiri, Kepala sekolah pun mengamuk dan mengumpulkan anak didiknya yang terlibat tawuran.

"Memalukan nama sekolah kalian semuuaa!!"... Bentaknya dengan kasar.

Kamipun hanya bisa diam seribu bahasa. Dan akhirnya Kepala Sekolah menskor kami selama seminggu, Sedangkan yang tertangkap polisi dan yang masuk rumah sakit lebih lama lagi... Mendapati hal ini sayapun hanya bisa pasrah, Dan tak mungkin selama diskor saya harus dirumah saja. Tak mau pusing akhirnya dari rumah saya tetap sekolah. Namun tak pernah ada disekolah, Saya lebih sering main kekota Bogor untuk menjemput Nisa dengan alasan sekolah sering tawuran dan saya tak mau ikut-ikut tawuran.




Photo Jadul Zaman Kompeni... Caur Amat Yee Tampang Gw.🤣


Awalnya Nisa percaya bahkan selama saya diskor dari sekolah saya sering mengajak Nisa main kekebun raya Bogor hanya untuk memadu kasih. Dan karena Nisa pula saya jadi hapal yang namanya kota Bogor. Akhirnya mau tidak mau saya berkata jujur kepada Nisa. Bahwa saya memang diskor akibat tawuran Nisapun hanya geleng-geleng kepala, Iapun akhirnya banyak menasehati saya secara dewasa. Meski malu sayapun percaya apa yang dikatakan Nisa memang benar adanya.

"Satria kalau kamu niat sekolah apapun caranya demi hanya untuk belajar, Pasti akan ada perlindungan, Dan hal baiklah yang selalu kamu dapatkan. Meski sekolah itu hampir sering tawuran"... Seru Nisa memberi nasehat kepada saya.

"Betul Nis, Maafin aku yaa yang banyak bohongnya selama ini".

Nisapun mengangguk, Hingga akhirnya ia berkata kembali.... "Oiya besok hari kamu terakhir diskorkan... Antar aku yaa ke Gramedia Blok-M ada buku yang ingin aku cari"...Serunya dengan tenang.

"Oohh Pasti Nis, Kamu tenang saja. Nanti aku yang akan kerumahmu dan kita berangkat bareng ke Blok-M"... Jawab saya dengan senang.

Siang yang tak begitu panas mewarnai kawasan terminal Blok-M yang padat dengan segala macam aktifitas orang yang berlalu-lalang. Saya dan Nisapun berjalan bergadengan, dengan perasaan suka cita sayapun melangkah dengan pasti untuk mengantarnya mencari buku yang ia cari dan sukai. Sebelum memasuki toko buku tiba-tiba sebuah suara memanggil nama saya.

"Satriaaa!, Mau kemana luh wuiih cewek baru luh nih"....Seru seorang wanita yang bernama Sarah yang dulunya teman saya sewaktu smp, Dan ia lebih memilih sekolah sma dikawasan Blok-M.

Sayapun sempat kaget dan kesal oleh ocehannya dan gayanya yang tomboy itu..."Ngagetin gw saja luh Ra"...Jawab saya agak kesal.

"Ciieee yang punya gebetan baru sampai nggak mau kenal sama teman lama"...Seru Sarah semakin menjadi.

"Apaan sih luh Ra, Ok gw tinggal dulu yaa mau cari buku dulu nih".

"Asiikk! Sejak kapan luh inget buku Sat"...Serunya semakin menjadi.

Sayapun mulai kesal akan tingkah laku Sarah yang semakin mengejek, Sedangkan Nisa hanya tertunduk saja tak mau banyak bicara. Akhirnya tak mau meladeni Sarah sayapun segera berlalu meninggalkannya namun Sarah masih terus mengintrograsi saya.

"Eehh tunggu Sat, Gw lupa luh apain sih Angga sampai masuk rumah sakit. Tega luh yee teman smp luh bantai juga"... Seru Sarah kembali.

"Bukan kemauan gw Ra, Itu teman-teman gw"... Jawab saya berbohong.

"Lhoo bukannya luh yang ngelakuin"...

"Aah sudah Ra, Luh mana tahu faktanya"... Jawab saya kembali, Dan segera menarik tangan Nisa untuk segera berlalu meninggalkan Sarah. Walau ia terus saja mengejek saya dan Nisa yang hendak menuju toko buku. Dan atas kejadian ini siapa sangka ternyata meski pendiam ternyata Nisa ia type wanita yang pencemburu. Meski ia tidak menunjukannya secara langsung tetapi dari bahasa tubuhnya saya bisa menangkap gelagatnya. Tetapi apapun masalahnya sayapun tetap menyayanginya. Hal yang wajar jika ia cemburu karena iapun kurang begitu peka yang namanya pergaulan dengan anak Jakarta, Terlebih anak stm seperti saya.

Setelah menemani Nisa mencari buku sayapun langsung mengajak Nisa makan dan sambil makan Nisapun mulai banyak berbicara kepada saya.

"Sarah itu dulunya bekas mantan kamu yaa Satria"... Tanya Nisa.

"Cuma teman smp kok Nis, Yaa maklumlah orangnya tomboi dan urakan jadi begitu deh"... Jawab saya.

"Emangnya kamu sendiri tidak urakan, Oiya sebelum kenal aku siapa mantan kamu"... Balas Nisa kembali.

"Aduuhh Nis, Aku kenal teman wanita banyak tetapi bukan pacar Nis. Udah deh kamu nggak usah terpengaruh sama omongan Sarah"..

"Yee orang aku cuma tanya doang emang nggak boleh"... Seru Nisa sambil tersenyum sinis.

Tak ingin ada kegalauan akhirnya sayapun membicarakan hal lain dari mulai buku yang ia beli sampai membicarakan perbedaan antara pelajaran sma dengan stm. Sampai akhirnya sorepun menjelma saya dan Nisapun bergegas untuk pulang. Sambil bergadengan mesra kami berdua pun menuju terminal Blok-M dan segera menaiki bus Metromini S75 jurusan Blok-M ~ Pasar Minggu. Sakin senangnya mengobrol dengan Nisa tentang indahnya kota Jakarta saya lupa bahwa bus Metromini S75 yang saya naiki adalah basis angkutan anak stm Bunda Kandung yang menjadi musuh sekolah saya. Meski ada perasaan resah saya berusaha menepisnya, Beruntung tidak terjadi masalah. Namun saat bus Metromini hendak memasuki terminal Pasar Minggu tiba-tiba datang segerombolan anak stm Bunda Kandung yang memang sudah mengenali wajah saya dan langsung menaiki bus tersebut sambil berteriak-teriak lantang.

"Luh anak Boedoetkan!! Nih hadiah balasan dari anak BK 75 buat luh".

Praakk!..Bleetakk!!..

Sayapun berusaha melindungi Nisa, Namun pandangan saya langsung gelap tak kalah darah sudah mengucur dari kepala saya. Sabuk berkepala besi, Mistar panjang berserta rantai besi menghujani pundak serta kepala saya meski sayup-sayup masih terdengar teriakan Nisa setelah itu saya tidak ingat apa-apa lagi.

Minggu pukul 13.00 saya baru sadarkan diri dan sudah berada dirumah sakit Pasar Rebo Jakarta timur. Sayapun masih melihat Nisa namun sudah dengan pakaian yang berbeda dan spontan saya langsung menanyakan keadaan dirinya.

"Nis kamu nggak apa-apa"...Seru saya mencoba bangkit.

"Sudah Satria kamu istirahat saja luka dikepalamu belum sembuh benar, Beruntung tidak gegar otak kamu"... Jawab Nisa.

"Makasih Nis dan maafkan aku yaa".

Sedang asik berbincang dengan Nisa sebuah suara mengagetkan saya, Ia tak lain dan tak bukan adalah kedua orang tua saya.

"Nggak mati aja luh skalian nyusahin orang tua doang hidup luh!"...

Tak ada jawaban dari saya, Begitupun Nisa suasana menjadi hening sejenak hingga akhirnya nenek atau uwa sayapun datang membela saya dan mencoba menenangkan kedua orang tua saya yang memang sudah muak dengan segala tingkah laku saya selama bersekolah.

"Udeh luh semue nggak useh pade ribut lagian nih anak cuma kena sasaran anak stm dibus pas mau pulang, Kalau luh pade keberatan biar biayaya rumah sakit gw yang tanggung"...Begitu kata uwa saya, Wanita asal Makasar yang lebih memilih tinggal di Jakarta sejak kecil hingga selalu bergaya khas orang Betawi.

Tanpa banyak berbicara kedua orang tua sayapun segera meninggalkan saya dirumah sakit. Sayapun merasa senang atas kehadiran uwa saya, Yang selalu membela terus jika ada masalah soal tawuran. Karena bagi dirinya wajar anak laki bandel terlebih yang selalu sekolah dikota Jakarta.

"Waa, Makasih banyak yaa maafin Satria selalu bikin repot uwa terus"..

"Uwa nggak merase direpotin udeh luh kage useh mikir nyang macem-macem mending sekarang luh banyakin istirahat aje yee"..

Sayapun tersenyum begitu juga Nisa, Seolah kehadiran uwa saya membawa suasana menjadi tentram dan damai.

"Eehh Satria luh dapet eneng cantik dimane"... Tanya uwa saya kembali.

"Tanya keorangnya saja wa, Sekalian uwa kenalan"... Jawab saya sambil tersenyum.

"Duuh ilee neng cantik tinggal dimane luh"..

Meski agak malu Nisapun menjawab. "Tinggal di Citayam wa, Uwa tinggal dimana"...Tanya Nisa kembali.

"Duuhh illee pinter amat nih bocah yee, Uwa tinggal di Tenah Abang, Main yee ketempat uwa kalau Satria udeh enakan kondisinye"..

Akhirnya kami bertigapun tertawa lepas sambil menikmati suasana yang ada sambil menunggu sore tiba.


~TIGA BULAN KEMUDIAN~


Hari demi hari terus saya jalani dan tawuran sekolahpun semakin menjadi seolah tak pernah akan pernah berhenti semuanya merasa paling kuat, Senuanya merasa paling hebat. Hubungan saya dan Nisapun masih tetap berjalan seperti sedia kala. Meski banyak nasehat-nasehat yang Nisa berikan terhadap saya, Agar selalu rajin belajar dan jauhi yang namanya tawuran, Namun semuanya tetap tidak bisa membuat saya berubah. Sayapun masih suka yang namanya tawuran. Demi sebuah rasa solidaritas dengan teman dan menjunjung nama sekolah yang tak mau selalu diremehkan oleh sekolah lainnya. Terkecuali mau dibilang anak stm katroo!.

Hingga pada hari minggu sore sewaktu saya sedang dirumah Nisa menelepon saya dan ingin bertemu distasiun Depok. Meski tidak biasanya ia seperti itu, Mau tidak mau saya tetap menemuinya distasiun kereta itu. Dan apa yang saya khawatirkan selama ini terbukti. Nisa berkata kepada saya bahwa ia lebih senang menjadi sahabat saya ketimbang punya hubungan yang spesial. Meski saya berusaha menjelaskan, Atau bertanya tentang kesalahan yang saya buat terhadap dirinya. Namun ia menjawab lebih ingin serius belajar ketimbang pacaran yang katanya membuat dirinya tidak konsentrasi untuk belajar. Dan juga ia berkata kepada saya tidak ada satupun kesalahan yang saya buat terhadap dirinya.

Meski saya minta diberi kesempatan waktu akan tetapi Nisa tetap pada pendiriannya. Meski sudah tidak pacaran lagi tetapi saya masih bisa berkunjung kerumahnya namun lama kelamaan bagi saya merasa semua itu terbebani ia tak pernah mau saya ajak jalan seperti dulu lagi, Ia lebih suka menerima saya dirumahnya dan hanya ngobrol biasa yang selalu ada batasnya. Hingga pada akhirnya sayapun merasa jenuh dan tak pernah lagi datang ketumahnya. Sampai pada akhirnya semua hanya tinggal kenangan semata. Walau semenjak berpisah dengan saya ia tak pernah lagi punya pacar dan lebih senang memilih belajar hingga ia lulus sekolah.

Demikianlah kenangan pahit dan manisnya selama mengunakan seragam putih abu-abu yang katanya menjadi masa-masa paling indah. Dan tiada masa paling indah mas ah masa disekolah. Naah bagi anda tentunya punya dong kenangan masa sekolah. Baik apapun ceritanya boleh dong berbagi cerita dengan saya pada kolom komentar dibawah ini.






~THE ~ END ~

Monday, 23 November 2020

,


Reyne Raea... Blogger perempuan mana yang tak mengenalnya, Terlebih yang sudah lama menggeluti dunia blogging yang bernama Blogspot. Dan sebelum saya jauh membahas tentang beliau saya akan beberkan terlebih dahulu beberapa blog yang ia kelolanya. Meski pada umumnya sebagian blogger hanya tahu satu blog utamanya yaitu yang bernama ~Reyneraea.com~ Nah berikut dibawah ini beberapa blog yang ia kelola sampai sekarang.

1. ~Reyneraea.com~
2. ~Reyne Raea's Blog~
3. ~Beauty By Rey~
4. ~Reyneraea-Kompassiana~

Yaa itulah empat blog yang ia kelola sisanya saya tidak tahu karena lupa, Orang lupa kan tidak ingat.🤣 Ok sekarang kita lanjut kembali mengulas Reyne Raea wanita asal tanah bugis Sulawesi Utara ini yang lebih memilih menetap dikota Surabaya dan mengawali karier ngeblognya sudah sejak era tahun 2007. Wooww! Cukup lama juga yaa, Maka tak heran jika iya dapat julukan Masternya blogger perempuan.😊 Atau mungkin cocoknya dijuluki sang Ratu Blogger Perempuan luar biasa ini mah. Saya era tahun 2007 malah banyak blog yang saya hapus karena malas dan tidak mudeng sama yang namanya blog.🤣 🤣

Ibu rumah tangga lulusan ITATS ( Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya ) ini meski sudah memiliki dua orang anak tetap konsisten dalam dunia bloggingnya bahkan tak pernah pudar sampai sekarang ini. Meski harus berjibaku dengan mengurus rumah tangga serta kedua anaknya, Sedikit waktu selalu ia gunakan untuk yang namanya menulis. Walau pada awalnya hampir sama seperti blogger perempuan lainnya namun seiring perubahan zaman beliaupun banyak melakukan perubahan-perubahan pada blog yang ia kelolanya. Dan pada masa era tahun 2017 blognya semakin banyak dikenal orang dan juga sering mendapatkan job-job menarik yang langsung ia promosikan pada blog yang kini bisa membesarkan namanya itu. Dan beliau juga selalu aktif dalam perkumpulan blogger perempuan kota surabaya, Selalu tetap berjiwa optimis mengikuti perlombaan yang diadakan oleh komunitas blogger perempuan kota Surabaya tersebut.

Saya pribadi mengenal blognya diakhir tahun 2017, Hanya blognya tidak termasuk sang empunya. Karena pada masa itu saya hanya mengintip dan tak pernah meninggalkan komentar. Karena lebih suka membaca artikel-artikel menarik yang beliau buat. Dan berkesimpulan beliau ini tidak ubahnya seperti blogger Perempuan lainnya. Seiring berjalannya waktu banyak para blogger baik laki-laki maupun perempuan yang mengatakan bahwa blog yang dikelola oleh seorang Reyne Raea menyenangkan. Menyikapi hal itu saya hanya bisa nyengir kuda.😁🐴 Karena pada masa itu blog Reyne Raea jika menerbitkan postingan tidak seperti yang sekarang ini. Memang dalam sehari beliau bisa menerbitkan 2 atau 3 postingan tetapi itu lebih banyak malam hari dengan jam yang tidak menentu. Berbeda dengan sekarang ini yang setiap pagi hari tepatnya jam 6.30 pagi sudah ada postingan terbaru dari blognya. Paling telat yaa sekitar jam 7 lah. Karena tergantung sinyal juga katanya.😁 Tapi yang saya tahu tak pernah lewat dari jam 7 pagi kok...Nggak percaya coba saja setiap pagi cek blog utamanya pastinya akan ada artikel terbaru dari blog Reyne Raea, Menariknya lagi beda hari, Tentunya beda katagori.😊

Bahkan seorang Reyne Raea selain diblog...Ternyata beliau itu hobi yang namanya bermedsos ria, Dari yang namanya Facebook, Twitter hingga Instagram. Dan karena sering melihat beliau membuat status panjang dimedsos entah mengapa sayapun jadi berkeinginan untuk berkomentar, Baik pada status medsosnya maupun diblognya. Sehingga dipertengahan tahun 2018 saya dan beliau saling berkunjung keblog satu sama lainnya. Meski saya pribadi sering dibuat bingung oleh komentarnya yang panjang dan terkadang blak-blakan. Namun apapun itu bagi saya tidak masalah, Dan karena itu pula yang membuat saya selalu ingin mengunjungi blog yang ia kelolanya.

Apakah Reyne Raea termasuk blogger perempuan aneh? Yaa kalau menurut saya, Karen tak semua blogger perempuan bisa seperti dirinya. Karena bagi Reyne Raea sendiri mengurus rumah tangga serta mengurus blog adalah sebuah pekerjaan yang memang harus dipertanggung jawabkan.

Aahh! Banyak kok blogger perempuan pintar cerdas serta berwawasan? Itu Benar sekali....Akan tetapi belum pernah ada blogger perempuan seaneh Reyne Raea, Belum pernah saya melihat blogger perempuan yang hebat dan pintar tetapi ia bisa menerbitkan artikel tepat waktu dan tentunya beda katagori setiap harinya... Seandainya adapun sudah barang tentu blog tersebut dikelola oleh lebih dari satu admin.

Naah itulah sedikit review dari saya awal mengenal seorang Reyne Raea berserta blognya. Jika anda seorang blogger yang mungkin baru memulai ngeblog dan ingin tahu banyak tentang beliau mungkin bisa langsung mengunjungi blog utamanya yang bernama ~Reyneraea.com~ Cuma sekedar mengingatkan bahwa blog Reyne Raea sebenarnya sudah banyak yang mereviewnya, Bahkan terakhir blog Reyne Raea pernah diulas oleh blog ~ManiakMenulis.com~ Dengan judul ~Sharing By Rey : Kejujuran, Keberanian, Kegalauan~ Naah sekarang seperti biasa kita masuk pada segmen penilaian gaya dan pakaian nyonya Rey seorang blogger wanita yang luar biasa namun terkadang aneh.😁 lhaa bagaimana tidak jarang lho blogger wanita hobi ngeblog dan hobi juga main medsos. Bahkan sinyonya Rey ini aktif hampir pada semua medsos. Dan sering sekali yang namanya upload photo kemedsosnya yang bisa lebih dari satu.😁

Bahkan saking banyak photo-photonya yang ada dimedsosnya saya sempat kebingungan karena hampir semuanya cantik-cantik... Atau mungkin photo-photo yang jelek sudah ia sembunyikan? Nggak tahu.🤔 🤔 Akhirnya saya minta bantuan kepada istri saya untuk menilai, Memandang dan membuat kesimpulan terhadap photo sang nyonya ini. Istri sayapun geleng-geleng kepala karena hampir semua medsos yang nyonya Rey punya photonya seabrek-abrek. Iapun sempat berkata... "Waah hebat ini mau nyaingin anak perawan, Bahkan bisa kalah anak perawan deh".😁😁

Jadi menurut istri saya dan kru-kru kecantikannya.. 1. Kesimpulannya bahwa nyonya Rey ini seorang yang punya tata cara dan etika berpakaian rapih, Dan apapun caranya ia akan berusaha membuat semuanya menjadi yang terbaik dan tertata rapih.

2. Untuk aura kecantikannya sendiri justru bersinar diusia yang sekarang ini. Dan kekuatan aura kecantikannya ada pada kesehatan tubuhnya sendiri... Sebagai contoh jika sinyonya Rey ini terlalu kurus auranya akan cepat memudar, Terlalu gemuk apa lagi, Jadi harus bisa bertahan secara stabil ditengah-tengah. Meski merawat itu semua tidak gampang lho bagi seorang wanita yang sudah berusia diatas 30 tahun lebih. Karena stres sedikit bagi seorang wanita bisa saja mengalami kegemukan atau malah kurus terbebani. Ok sekarang kita lihat penilaian gaya dan pakaian nyonya Rey berikut dibawah ini.👇


~ CUMA SEKEDAR ISENG ~


~ NOMOR SATU ~



Photo nomor satu... Ini adalah photo nyonya Rey sewaktu masih gadis. Entah Smp, Smu, Atau mahasiswi. Dan belum begitu kenal yang namanya duit atau doku... Hoohooo!!🤣 🤣 🙄 Perhatikan dengan jelas photo tersebut. Nampak alami, Tanpa adanya bahan pengawet buatan terlebih pemanis buatan juga.😊 Semuanya serba suci dan tak ternoda. Begitupun kharisma cintanya.😊 Meski berkesan lugu, Jujur, Dan bijaksana, Ia pun mengerti apa yang terlintas dalam jiwa untuk keluarga dan sang maha tercinta.😊

Dan untuk model rambutnya juga bagus, Dalam artian berhijab atau tidak untuk si nyonya Rey ini tidak masalah sebenarnya. Tetapi ia lebih memilih berhijab, Woow! Pilihan yang sangat tepat. Dan photo diatas juga murni natural tanpa efek 360 dan sejenisnya.


~ NOMOR DUA ~



Photo nomor dua... Masih sama seperti photo diatas, Cuma bedanya ini sudah pake hijab mungkin sudah jadi mahasiswi kali yee..Dan semuanya masih tetap terlihat lugu, Jujur, Dan bijaksono.🤣 🤣 Face wajahnya juga masih terlihat natural dan murni tanpa dosa Hooohoooo!.🤣 🤣


~ NOMOR TIGA ~



Photo nomor tiga... Tetap sama seperti nomor 1 dan 2 namun untuk photo yang ini sepertinya mulai mengenal yang namanya Cinta.😁 Terlihat dari gayanya meski terkesan malu-malu, Tapi mau...🤣 🤣 Jadi kepolosan jiwanya harus terbendung oleh kemunafikan yang namanya cinta..Biasanya umur-umur segitu wanita sering banyak berpikir jauh atas fakta kehidupan yang selalu berbentur dengan keinginan... Dan untuk pakaiannnya juga tidak ada masalah termasuk warna yang dipakainya.😊 Cuma karena fisiknya yang kurus kala itu, Yaa sedikit kurang cocok juga sih berhijab... Tetapi, Yaa tetap bisa dimaklumi lha wong belum begitu kenal yang namanya duit atau doku.🤣 🤣


~ NOMOR EMPAT ~



Lanjut kephoto nomor empat... Hampir sama seperti photo-photo diatas cuma kalau yang ini sudah mengerti dan sedikit paham apa arti kehidupan serta cinta lihat saja tuh photonya ada yang lagi tersenyum sambil menggendong kucing... Dan ada pula yang sedang melamun, Entah ngelamun tentang cinta atau ngelamunin sang pujaan hati.🤣🤣 Dan ada juga photo yang berkaus kuning. Yang menandakan apapun hidup itu tetap hadapi dengan senyum...Kata Rey.🤣 🤣 🤣

Naah itulah 4 buah photo nyonya Rey selagi masih lugu.😊 Polos murni tanpa bahan pengawet. Sekarang kita lanjut kephoto yang ke 5, Photo dimasa sekarang yang sudah mengenal duit atau doku. Dan pastinya sudah banyak kena polusi, Walau semuanya bisa diatasi dan dibuat seglowing mungkin... Yaa pokoknya anak perawan tetap kalah kalau bersaing dandan dengan nyonya Rey ini. Coba saja lihat photo dibawah ini.👇


~ NEXT PHOTO EDISI 2 DIMANA IA SUDAH KENAL YANG NAMANYA DUIT ATAU DOKU ~


~ NOMOR LIMA ~



Sekarang kita masuk pada penilaian photo edisi ke 2, Yang berada pada posisi nomor 5... Perhatikan gaya dan penampilan nyonya Rey ini, Memakai baju hitam bergaris-garis putih dengan paduan hijab yang berwarna merah maroon. Pakaian dan hijabnya pun cukup masuk dan pas, Dengan gayanya yang tersenyum simpul sambil memegang buku. Entah buku hutang atau apa, Saya juga tidak tahu.🤣 Dengan gaya dan make-up yang digunakan penampilan nyonya Rey ini mampu mengahlahkan gaya anak perawan. Walaah-waalah.🤣 🤣 Kalau menurut saya photo ini juga cukup menarik apabila digunakan untuk photo Aboutme pada blognya.😊


~ NOMOR ENAM ~



Photo nomor 6... Bah bergaya seorang dokter wanita muda senyumnya ini mampu meluluhlantahkan bagi seorang pria yang memandangnya baik pria muda hingga yang tua jompo pun ikut tergila-gila jika terlalu berlama-lama memandang dirinya.🥴 🙄. Meski hijab coklat dan warna baju putihnya kurang cocok, Tetapi berkat aura senyumnya dan baygroud merah dibelakangnya mampu membuat auranya kembali bersinar...Waaduuhh-waduuuhh si Nyonya ini kalau sudah narsis bisa bikin pria gemetar karena belum makan.🤣 🤣


~ NOMOR TUJUH ~



Photo nomor 7... Masyaallah! 🤣 🤣 Gaya dan warna pakaiannya terlihat kalem namun tidak membuang aura kecantikannya meski bergaya agak sedikit aneh bah seorang wanita yang sedang bernora-nora ria karena mendapatkan laptop baru. Tetapi mas h tetap enak dipandang mata gaya dan penampilannya.😊


~ NOMOR DELAPAN ~



Sekarang kita lihat pada photo nomor 8... Uwwooww! Ternyata sang nyonya Rey sedang tersenyum mesem setelah harus sedikit menunggu lebih sabar karena bonus 1 Milyarnya harus menunggu sampai satu hari penuh.🤣 🤣 Pakaian yang ia gunakan dari hijab sampai warna bajunya berwarna biru dongker. Yang mengartikan lambang kesegaran dan cinta.😳 Sangat cocok warna pakaian tersebut ia gunakan termasuk hijabnya. Meski boleh dikatakan senyumnya kurang strong yaa... Jadi agak terkesan sedikit layu gaya penampilannya karena beliau memiliki mata sendu, Jadi akan lebih bagus banyak berekspresi jika diphoto.😊


~ NOMOR SEMBILAN ~



Photo nomor 9... Waaduuuhh-Waaduuuhh!! Untuk yang ini gw kaga bisa ngomong lagi dah. Ccckkkccckkk! Benar-benar si Nyonya Rey ini bergaya layaknya seorang anak perawan yang sedang menunggu sang pujaan hatinya disuatu tempat.😁

Perpaduan antara hijab kuning, Kaos dalem kuning, Dan baju kuning juga sedikit ada warna merah dan putih, Memakai celana Levis ditambah dengan gaya dan senyumnya yang begitu uuwooww! 😳😳 Mungkin kalau ada pria disebelahnya akan rontoh langsung hatinya.🤣 🤣 Memang benar si Nyonya Rey ini dalam etika berpakian untuk dirinya selalu mencari yang terbaik serta sesuai. Tepuk tangan dulu dong untuk nyonya Rey.👏👏


~ NOMOR SEPULUH ~



Photo nomor 10... Diphoto nomor sepuluh sang nyonya ini sedang tersenyum simpul, Dengan menggunakan pakaian putih serta hijab berwarna pink yang seolah mencerminkan sang nyonya sebagai seorang dokter atau guru muda yang sedang narsis disuatu tempat. Tidak ada masalah dengan warna pakaiannya, Cuma senyumnya saja yang kurang strong, Atau mungkin ia sedang kelelahan jadi terkesan agak layu auranya. Tetapi meski begitu tetap menarik kok.😊


~ NOMOR SEBELAS ~



Lanjut kephoto nomor sebelas... Wooww! Mantap dengan gayanya yang sedikit santai seolah menjiwai sebuah produk yang sedang di review oleh nyonya Rey ini. Sebuah produk apa nih yaa minyak angin, Atau minyak pelet jangan-jangan nih.😁🤣 🤣

Pakaiannya berwarna putih dengan hijab berwarna pink, Cukup menarik bukan bahkan anak perawan tetap kalah sama gaya dan senyum sinyonya Rey ini Hooohoooo!.😂


~ NOMOR DUA BELAS ~



Nomor 12... Masyaallah! Benar-benar gaya yang luar biasa dari sinyonya Rey ini. Mungkin aura ganjennya lagi memuncak tinggi jadi meski bersama sang anak ia tetap narsis abiiss!😁 Warna pakaiannya cukup kalem dan sinkron dengan kacamata hitam besarnya. Untuk gaya yang ini mungkin saya pribadi kasih nilai 9 deh buat sinyonya ini.😁😁 Buat photo profil juga menarik photo ini kalau saya bilang...Meski akan lebih baik untuk photo profil yaa tanpa kacamata memang sih.😊


~ NOMOR TIGA BELAS ~



Lanjut kenomor 13... Jika nomor sebelumnya menarik kalau yang ini gimana yaa..🤣 🤣 Mau ketawa yaa takut dosa, Dibilang jelek nggak juga justru warna kuning hijab dengan kaos panjang dalemannya malah bagus, Ditambah senyumnya yang katanya bikin menggoda iman.😁 Jadi yang aneh itu baju hijau polkadotnya dibilang jelek baygroud belakangnya menarik gambar animasi lucu.😊 Kesimpulannya jelek nggak, Bagus yaa bingung juga? Jadi apa dong aneh aja lihatnya karena warna hijau polkadotnya yang bikin semuanya jadi aneh.🤣 🤣


~ NOMOR EMPAT BELAS ~



Photo terakhir nomor 14... Mungkin kalau yang ini para blogger sudah nggak asing yaa bahkan Familiar. Apakah 2 photo ini bagus? Menurut saya nggak banget deh...🤔 Dikala photo-photo ia di IG, Facebook, Twitter terlihat cantik-cantik dan menggoda, Entah mengapa sinyonya ini lebih betah memakai 2 photo diatas untuk profil akun bloggernya dan Aboutme pada blognya. Ok sekarang kita mulai menilai kedua photo tersebut dari yang memakai hijab kuning tua.

Hijab kuning tua, ditambah make-up yang sedikit tebal dengan lipstik yang juga sedikit tebal mungkin, Bisa juga ini bawaan make-up yang terlalu tebal jadi terpengaruh pada lipstiknya...Ketiga warna yang saling bersebrangan jadi auranya ini menjadi tumpang tindih. Coba perhatikan wajahnya secara seksama. Terkadang kita bisa melihat raut kesedihan, Kebahagian Dan emosi atau keinginan yang terpendam. Nggak percaya coba bandingkan sama photo yang dari nomor 5 sampai 12 sangat jauhkan perbedaannya.😊 Atau mungkin photo ini ada jimat atau ajian semar mesemnya sehingga sang empu blog betah menggunakan photo ini.😁

Sekarang lanjut photo yang menggunakan hijab bercorak-bercorak apakah photo ini terlihat jelek? Tidak sama sekali bahkan cantik. Pertanyaannya cuma salah tempat saja, Akan lebih bagus hijab model bercorak-corak ini, Lebih cocok digunakan untuk berbisnis atau membuka usaha kuliner. Contohnya 'Ketupat Padang Ibu Reyne' Atau 'Lemang Manis Ibu Reyne'...Mungkin dalam seminggu orang akan Familiar dan menganggap bahwa Reyne itu berasal dari Ranah Minang Sumatra Barat.🤣 🤣 Jadi intinya hijab bercorak-corak itu jika yang memakainya seorang Reyne Raea pastinya orang akan menganggap wanita asal sumatra barat.

Dan percaya tidak percaya.. Hijab bercorak-bercorak itu cocok bagi wanita yang hobi berbisnis kuliner terutama makanan pedas atau sejenisnya. Dan kesimpulannya jika photo Abotme yang sinyonya Rey gunakan ini berada pada blog yang membahas tentang kuliner, Dan bertemplate warna coklat pastinya photo dengan hijab bercorak-corak itu akan tepat penempatannya.😊

Naah demikianlah penilaian dan gaya menarik tentang blogger wanita yang bernama Reyne Raea, Seorang blogger wanita yang bisa dijadikan contoh oleh para blogger perempuan lainnya karena beliau sangat konsisten dalam yang namanya dunia blogging. Nah bagi anda yang punya kesan-kesan menarik tentang blogger yang bernama Reyne Raea, Atau punya penilaian lain tentang beliau. Baik apapun itu jika anda mau boleh dong berbagi komentar dengan saya dibawah ini.




~ THANK ~ YOU ~

Tuesday, 17 November 2020

,


Hallo cuy apa kabar nih, Terutama untuk para blogger-bloggernya nih yang katanya hebat dan profesional weleh weelleh! Gimana masih suka bergaya memainkan topeng-topeng manismu, Baik apapun itu saya hanya berharap semoga semua yang dilakukan bisa menjadi sesuatu yang terkesan manis dan tidak terasa pahit seperti empedu.😊

Lalu apa sekarang? Yaa apa, Nggak apa-apa sih.🤣 🤣 Biasalah cuma mau ngedalang lagi nih, Meski masih sama seperti kemarin-kemarin yaitu menggosipkan para blogger. Naah blogger kali ini yang akan saya gosipkan ialah seorang blogger pria yang memiliki aura wajah serta ketampanan yang sangat mempesona.😳 Waalah-waalaahh bisa bikin blogger wanita mabuk kepayang ini mah.😁😁

DJB atau yang lebih dikenal dengan ~ DJANGKARUBUMI ~ Siapa sih para blogger yang tak kenal beliau, Meski banyak para blogger yang merasa menjadi blogger silent pun pastinya kenal dengan yang namanya DJB. Terkecuali blogger baru tahun ini....Blogger pria asal kota Yogyakarta yang mengawali karir ngeblognya pada era tahun 2011 mampu membuat para blogger lain singgah dan betah bila berkunjung keblog beliau. Karena boleh dikatakan sang adminnya sendiri ramah tamah. Meski mempunyai raut wajah yang sedikit angkuh dan berjenggot.🤣 🤣 🤣

Bicara soal blog DJB yang bisa menarik minat para pembaca ini, Saya pribadi mengenal blog beliau kala itu pada akhir tahun 2012....Sayapun masih menjadi seorang blogger MWB kala itu, Karena MWB lebih nyaman menurut saya pada era tahun tersebut. Meski menjadi seorang blogger MWB, Tetapi saya masih suka yang namanya membaca artikel-artikel menarik pada blog kepunyaan Google terdebut yang bergelar Blogspot. Jadi selama saya masih di MWB tak mesti melulu harus berinteraksi dengan sesama blogger MWB. Terkadang saya masih suka yang namanya berkeliling kesemua blog baik Wordpress, Blogspot, Dan blog-blog ponsel lainnya. Hanya untuk membaca atau cari inspirasi lainnya walaupun tidak pernah meninggalkan komentar sama sekali. Tak heran hampir beberapa blogger-blogger lama atau yang lebih senior banyak yang sudah saya ketahui termasuk DJB. Hingga pada era tahun 2017 semenjak MWB tutup saya kembali lagi ke Blogspot, DJB berkunjung keblog saya bukan satu hal yang aneh bagi saya karena sebelumnya saya lebih dulu mengenal blog dan dirinya.😊

Diera tahun 2020 DJB ini masih tetap eksis bahkan mengelolah dua blog dan rajin pula membuat konten video yang ia unggah ke akun Youtube miliknya. Makanya boleh dikatakan beliau ini masuk katagori seorang blogger sepuh, Karena sudah malang-melintang didunia blogging sejak 2011 dan tetap eksis hingga sekarang meski tidak membuat postingan setiap hari tetapi beliau sangat konsisten dalam hal dunia blogging menurut saya pribadi. Karena nama blognya pun segahar photo orangnya. ~ DJANGKARUBUMI=>> Tukang Photo Bukan Fotographer ~ Tuuh kerenkan meski slogan bawahnya agak sedikit kemayu.🤣 🤣 Mungkin dulunya ia punya cita-cita ingin jadi seorang Photographer karena tidak kesampaian yaa cuma jadi seorang blogger yang akhirnya menjulukinya tukang photo. Karena dengan memotret bisa menjadikan inspirasi dan sebuah tulisan yang menarik, Untuk diposting pada blognya.😊 "Sekali-sekali dong Photoin perwan atau Janda terus bagi-bagi deh kesaya mas"...🤣 🤣 Beehhaaa! Suueee.🤣

Dan sakin unik dan menarik blog DJB ini pernah diulas juga lho sama Suhu Anton Atau Engkong Anton Yang berjudul Djangkaru Bumi : Tukang Foto Jones (Jomblo Ngenes) Sebenarnya selain Kong Anton banyak juga yang sudah mereview tentang blog DJB sudah hampir 3 blog atau lebih yang saya tahu, Cuma nama yang ngereviewnya sama nama blognya apa, Saya sudah lupa.🤣 🤣




Sekarang Lanjut keblog yang kedua yang bernama ~Omkoodok.Blogspot.com~ Blog yang kedua ini juga sama uniknya dengan yang pertama boleh dikatakan 11,12 lah sama yang pertama cuma nama dan slogannya saja yang berbeda kalau yang pertama berslogan 'Tukang Photo Bukan Photographer' Naah kalau yang ini slogannya 'Asal ngorek, Asal Bicara' Waahh! ngorek apa tuh mas, Kalau ngorek yang enak-enak bolehlah ajak-ajak saya.😁 Blog yang berdiri sejak tahun 2018 ini juga cukup apik penampilannya, Dan isi artikelnya pun lebih dominan membahas sebuah lingkungan perkotaan dengan segala macam masalahnya. Dan disini sang admin DJB lebih banyak mengulas tentang lingkungan yang ia tinggali sekarang yaitu Jakarta Utara tepatnya daerah Cakung arah Tanjung Priok.

Blog DJB yang kedua ini justru menjadi bacaan favorit saya sekarang ini, Meski jarang meninggalkan komentar Blog DJB yang kedua ini artikelnya sangat menarik buat saya untuk bacaan dirumah kala sedang santai. Sampai saya terkadang suka senyum-senyum sendiri jika membaca cerita yang berkatagori Jajan. Bagaimana tidak bikin saya tersenyum bahkan tertawa, Apapun penjual dagangan yang ada dipinggir jalan semua diulas secara unik, Bahkan jika istri penjualnya cantikpun akan tetap diulas secara real.😊 Waah-waah bagi-bagi dong mas kalau punya chanel gadis2 cantik.🤣 🤣 Jadi kalau blogger kebanyakan akan membahas kuliner atau jajanan pastinya tempatnya nyaman, Bersih , Dan menarik. Berbeda dengan DJB tukang Somay pun kalau menarik akan ia posting diblognya meski artikelnya tidak terlalu panjang tetapi sangat menarik bagi saya untuk dibaca.😊 Coba saja anda baca 2 artikel beliau dibawah ini.

~Bang Somay Tetap Bertahan Membelah Malamnya Kota Jakarta~

~Pecel Lele dan Ayam Goreng Krispy Mas Rahmad, Sangat Sedap!~

Anti-mainstream mungkin kata ini lebih cocok untuk semua artikel yang ada didua blog DJB tersebut. Dan menurut beliau ia ingin memandang sesuatu dari sudut yang berbeda. Tetapi apapun itu sang empu dari 2 blog tersebut ramah dan baik hati meski bertampang Rambo tetapi hatinya seperti Rinto.🤣 🤣 Kata Engkong Anton Bukan kata saya lhoo..🤣 🤣 Tak hanya aktif diblog saja yaa di medsos seperti Facebook, Twitter, IG dan masih banyak lagi. Bahkan groub facebook Pojok Blogger beliaulah sang adminnya..😊 Pojok Bloger yaa bukan Warung Blogger meski intinya sama tetapi beda adminnya.😊

Naah seperti biasa kita maksuk kesegmen penilaian gaya dan pakaian sang Empu dari dua blog diatas berikut dibawah ini.👇👇


~ CUMA SEKEDAR ISENG ~


~ NOMOR SATU ~



Perhatikan pada photo nomor satu. Woow! Sangat memukau bukan gayanya... Dengan kaos abu-abu ditambah topi kupluk yang menjadikan kesan aura gagah pada wajahnya. Meski ia berhati Rinto.🤣 🤣. Apa yang cocok untuk photo nomor 1 diatas? Apakah cocok jadi seorang Gigolo. Atau seorang photographer sebuah acara resepsi pernikahan...🤷‍♀️🤷‍♀️Bahkan saya pribadi lebih suka jika akun blogger DJB menggunakan photo pada nomor 1 diatas, Biar berkesan Familiar saja. 😁😊


~ NOMOR DUA ~



Photo nomor dua... Memakai topi dengan warna Cream kaos hitam, Dan berkacamata. Cocok tidak ada masalah dengan gaya dan stylenya... Apakah dengan gaya seperti itu DJB cocok jadi wartawan, Atau malah lebih cocok jadi tukang photo keliling.🤣 🤣


~ NOMOR TIGA ~



Lanjut ke photo nomor tiga... Tidak ada masalah dengan pakaiannya, Justru yang aneh ini orang lagi marah apa sedang terkesima melihat janda lewat didepannya, Dan langsung melotot terkesima.🤣 🤣 Dan apakah beliau cocok jadi seorang Depkolektor, Atau mandor bangunan yang sedang mengawasi proyeknya dengan serius.🤣 🤣


~ NOMOR EMPAT ~



Photo terakhir... Ini sedikit berbeda dari 3 diatas, Bukan dari gaya pakaiannya tetapi mungkin posenya yang agak kurang strong jadi berkesan kemayu banget dan Rinto haabiiss!..🤣 🤣 Kalau ini cocoknya mah jadi kapster babershop atau mungkin cocok juga nih mangkal bareng dilamer sama Mas Agus 🤣 🤣

Naah itulah sedikit ulasan tentang DJB dan 2 blognya yang menarik untuk dibaca. Bagi anda para blogger yang punya penilaian yang berbeda tentang DJB jika mau boleh dong berbagi cerita dengan saya dikolom komentar dibawah ini. Atau untuk blogger yang seangkatan dengan beliau mungkin ada yang tahu nama aslinya? Ok apapun itu silahkan berkomentar juga dibawah ini.




~ THANK ~ YOU ~