Seminggu sebelum dia ditemukan tewas, Marilyn yang pada saat itu selesai syuting sebuah acara, dikunjungi seorang pendeta bernama Billy Graham yang menyampaikan pesan Tuhan.
Namun dengan angkuh, Marilyn menolak pesan tersebut dan berkata dia tidak butuh Tuhan.. Nah dibawah ini saya akan mengulas singkat awal karier Marilyn Monroe dari hidup susah hingga ia jadi artis sukses yang terkenal.👇
Dunia mengenalnya sebagai Marilyn Monroe. Tapi sebelum itu, ia hanyalah bayi bernama Norma Jean Mortensen. Lahir 1 Juni 1926 di Los Angeles. Ibunya sakit mental. Ayahnya tak pernah hadir. Sejak hari pertama, hidupnya sudah dimulai tanpa kepastian dan tanpa rasa aman.
Tahun 1931 hingga 1942, Norma Jean berpindah dari satu panti asuhan ke panti lain. Kadang tinggal di keluarga asuh, kadang kembali sendirian.
Tidak ada rumah tetap, tidak ada tempat merasa aman. Sejak kecil, ia belajar satu hal. Agar tidak ditinggalkan, ia harus selalu menyenangkan orang lain.
1942, di usia 16 tahun, Norma menikah. Bukan karena cinta, tapi agar tidak kembali ke panti. Pernikahan itu berakhir cepat. Tahun 1944, ia bekerja di pabrik pesawat Radioplane saat Perang Dunia II.
Di sana, seorang fotografer militer bernama David Conover memotretnya untuk dokumentasi perang. Foto-foto itu memperlihatkan sesuatu yang berbeda.
Bukan hanya cantik, tapi punya daya tarik kamera yang kuat. Hasil foto tersebut dikirim ke agensi model dan untuk pertama kalinya dalam hidupnya, Norma ditawari kontrak. Dari buruh pabrik, ia mulai dilihat sebagai calon bintang.
Di titik inilah, hidupnya benar-benar berubah arah. Tahun 1946, ia mengubur nama Norma Jean dan lahirlah Marilyn Monroe. Ia menandatangani kontrak film pertamanya.
Tapi antara 1946 hingga 1952, Hollywood lebih sering menolaknya. Ia dijuluki dumb blonde. Cantik tapi dianggap tidak pintar. Tahun 1953 menjadi titik balik hidup Marilyn Monroe.
Film Gentleman Prefer Blondes meledak. Untuk pertama kalinya, ia bukan pelengkap. Ia adalah pusat perhatian. Dari gadis panti asuhan, ia berubah menjadi bintang Hollywood yang tak bisa diabaikan.
Tahun 1954 hingga 1955 adalah puncak kejayaannya. Adegan gaun putih dalam The Seven Year Itch 1955 menjadikannya ikon dunia. Marilyn Monroe dijuluki seks simbol nomor satu dunia. Ia adalah wajah Hollywood, simbol kecantikan Amerika, dan idola jutaan orang.
1956 hingga 1961, Marilyn mulai runtuh. Ia menikah dengan Arthur Miller, berharap dihargai sebagai aktris serius. Tapi tekanan, keguguran, insomnia, dan depresi membuatnya bergantung pada obat penenang.
Semakin terkenal, hidupnya justru semakin hancur. 5 Agustus 1962, Marilyn Monroe ditemukan meninggal di rumahnya di Los Angeles pada usia 36 tahun. Penyebab resmi, overdosis obat tidur jenis barbiturat. Apakah kecelakaan atau bunuh diri? Hingga kini masih menjadi perdebatan.
Marilyn Monroe tidak mati di puncak sorotan, tapi di puncak kesepian. Hingga hari ini, namanya tetap hidup. Bukan karena hidupnya sempurna, tapi karena lukanya terasa nyata bagi banyak orang. Dunia mencintai Marilyn Monroe, tapi tidak pernah benar-benar menjaganya.




2 Komentar
akhir hidupnya yang tragis, tapi namanya di kenal banyak orang :)
BalasHapusYaa begitulah Artis Hollywood, kalau sekarang masih ada... Tapi sayangnya dia sudah Mati mendadak.😁🤣🤣
HapusTERIMA KASIH SUDAH MELUANGKAN WAKTUNYA UNTUK MEMBACA CORETAN YANG EEHEEM,! UHUUKS2!
Emoji