Lari Sore Yang Akhirnya Jadi Menyebalkan



Sore sehabis Ashar saya sudah bersiap-siap akan melakukan olahraga Lari sore, Jika sebelumnya saya olahraga dengan menggunakan sepeda kali ini tidak. Karena sudah hampir seminggu kurang tidak pernah Lari sore lagi. Jadi sebelum memulai lari dengan penuh semangat saya mulai melakukan pemanasan dulu dirumah.

Setelah selesai melakukan pemanasan sayapun mulai berlari mengitari seputar komplek hingga terus menuju kawasan UI dengan memotong jalan dari mulai keluar komplek, hingga masuk keperkampungan dan kembali masuk kekomplek perumahan lagi hingga tembus kejalan utama yang menuju kampus UI.

Lokasi yang saya lewati kekampus UI, saya ambil lewat jalur belakang karena lebih nyaman ketimbang masuk kampus UI lewat depan, dikarnakan harus melewati jalan besar, yaitu Jl. Margonda Raya, yang Kemungkinan polusinya lebih banyak. Jadi saya lebih memilih lewat jalur belakang yang suasananya lebih yaman.

Akhirnya saya sampai juga dipintu belakang masuk kampus UI, namun saya tidak langsung berlari karena awal lari dari rumah menuju kampus UI sudah cukup melelahkan. Sayapun mengaso sekitaran sepuluh menit. Setelah nafas mulai teratur kembali barulah star lari dimulai.

Sayapun lari dengan penuh semangat memutari kampus UI jika lelah saya ubah jadi jalan santai, dan beberapa menit kemudian saya lari kembali, begitu seterusnya, karena memutari kampus UI satu putaran saja cukup berasa lelahnya dan bikin nafas tersengal-sengal, namun makin banyak putaran lari pembakaran kalori jadi semakin bagus.

Dan sayapun merasa senang dan berharap bisa dapat 3 putaran, Taapiii.... Baru dapat hampir 2 putaran tiba-tiba perut saya merasa lapar, dan anehnya laparnya teramat lapar sekali, dan kalau sudah begini biasanya badan saya langsung terasa lemas. Meski sempat berpikir kok malah jadi seperti ini??😫😥

Akhirnya untuk menghilangkan rasa lapar saya yang membuat saya resah sayapun mencari minimarket yang ada diarea kampus UI setelah menemukannya saya segera membeli air mineral dan roti. Akan tetapi saat akan melakukan pembayaran dompet saya entah kemana dan sempat bikin saya menjadi panik, meski pada akhirnya saya baru ingat ternyata dompet saya tertinggal dikamar diatas meja rias istri saya sewaktu sedang mengganti pakaian.

"Mas ada masalah"? Tanya karyawati minimarket yang membuyarkan lamunan saya.

"Ooh anu mbak dompet saya ketinggalan, bisakan bayar pake Qris, E-wallet atau M.Banking" Balas saya.

"Bisa mas cuma untuk Qris doang yang lagi Error selebihnya aman kok".

Akhirnya saya membayar menggunakan E-wallet Ovo dan beruntung apapun kegiatan yang saya lakukan saya tidak pernah lupa membawa 3 ponsel guna untuk berjaga-jaga, seperti yang saya alami saat ini.

Namun setelah saya meminum air dan makan roti semua itu tidak bisa menghilangkan rasa lapar saya, sepertinya memang harus kena nasi. Akhirnya saya mencoba mencari kantin terdekat yang ada disekitaran kampus UI, karena posisi saya tak jauh dari rumah sakit UI, kantin rumah sakit itulah yang menjadi target saya.




Begitu sampai didepan rumah sakit UI, saya langsung menuju kekantin, tapi karena sudah sore menurut saya menu makanannya tak berselera bagi saya, akhirnya mau tak mau saya memang harus keluar dari kampus UI menuju arah stasiun Pondok Cina karena disana sudah pasti aneka makanan banyak dan beraneka ragam.

Setelah keluar dari kampus UI dan berada diarea luar stasiun Pondok China saya langsung menuju rumah makan Ayam Penyet sambal hijau, dan rumah makan tersebut juga menyediakan pembayaran yang lengkap hampir sama seperti minimarket yang ada didalam kampus UI.

Selain memesan ayam pecet saya juga memesan juzz alpukat dan menikmati aneka gorengan yang ada didepan mata saya. Dan yang ada saat itu dipikiran saya cuma satu yang penting makan dan perut kenyang.🤣 😆 Meski saya tahu olahraga yang baru saya lakukan cuma sia-sia belaka, dan nilai sehatnya pun tak ada. Meski ritme awalnya sih bagus eeh akhirnya malah bluurr! Semua.🤣 😆

Tapi nggak apa-apalah lain waktu atau lusa semoga tidak terjadi seperti ini lagi.😊😁

Nah anda punya kenangan tentang olahraga apapun jenisnya yang pada akhirnya jadi menyebalkan koment dibawah yaa.😁👇





~ THANK ~ YOU ~

Posting Komentar

2 Komentar

  1. ga pernah olah raga mas, apalagi lari :D, push up doang paling 10x sehari, itupun jarang.. memang orang indo kalo laper pake bgt harus kena nasi, roti mah ga kerasa, sama kayak gw juga gitu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Intinya kalau ada waktu aja Nif.😁😁

      Iya kali yaa, makan Roti sama minum air putih malah lapar makin nambah. Memang hsrus Nasi Benar Nif.😊😁

      Hapus

TERIMA KASIH SUDAH MELUANGKAN WAKTUNYA UNTUK MEMBACA CORETAN YANG EEHEEM,! UHUUKS2!