Pukul 06.00 pagi, langit kota Bekasi terlihat cerah tanpa awan sedikit pun. Saya dan istri serta keluarga lainnya berencana sejak kemarin untuk melakukan jogging santai pada hari minggu pagi ini, meski masih disekitaran kota Bekasi saja tetapi jika bareng keluarga tetap seru dan menyenangkan bagi saya.
Selain jersey olahraga, earphone yang siap terpasang dengan playlist penambah semangat jogging bagi saya, tidak lupa saya juga membawa 2 buah sepeda. Setelah siap semuanya mobilpun berangkat menuju taman atau tempat yang nyaman untuk melakukan jogging serta olahraga lainnya, karena kalau hari minggu kota Bekasi selalu mengadakan 'Car Free Day'.
Singkat cerita sayapun sekeluarga sampai ditempat yang kami tuju. Sayapun berserta istri siap goes meski dengan jarak terbatas, namun sebelum itu saya tetap melakukan pemanasan.
Setelah goes beberapa putara, saya menggantinya dengan lari santai bersama istri, Tapii... Baru lima menit pertama, saya sudah merasakan kejanggalan. Biasanya, keringat baru akan bercucuran deras setelah menit ke-20 atau ketika intensitas lari meningkat. Namun, kali ini, hawa panas menyengat langsung menerpa kulit saya dan istri, seolah sedang berdiri di dekat oven raksasa.😲😳
Belum apa-apa rasanya jersey saya sudah lengket di badan. "Ini mau olahraga atau mau sauna keliling taman?" Keluh saya bersama istri, sambil menyeka peluh yang mengalir deras ke matanya.
Matahari pagi itu memang memancarkan terik yang luar biasa. Suhu udara terasa jauh lebih tinggi dari biasanya, membuat denyut jantung terasa lebih cepat bukan hanya karena aktivitas fisik, tetapi karena tubuh harus bekerja ekstra keras mendinginkan diri.
Akhirnya saya dan istri lebih memilih menghentikan aktivitas tersebut, karena jersey yang saya dan istri gunakan sudah basah kuyup seolah baru saja melompat ke dalam kolam renang.
Tak hanya itu napaspun serasa terengah-engah lebih cepat dari biasanya. Bagi saya memaksakan diri di tengah cuaca ekstrem justru berbahaya bagi kesehatan, akhirnya saya dan istri memutuskan untuk mengurungkan semuanya, dan kembali ketempat semula dimana awal kami berkumpul.
Apa yang saya dan istri alami, tak jauh berbeda dengan keluarga saya lainnya, mereka juga mengatakan masih pagi panasnya sudah serasa seperti tengah hari. Akhirnya kami memilih jajan dan kulineran menuju warung atau cafe terdekat untuk sekedar mengganti suasana dan santai sebelum akhirnya memilih untuk kembali pulang kerumah.
Yaa, meskipun sesi olahraganya tidak ada hasil bagi saya, tetapi dengan kumpul bersama keluarga semua itu tetap bisa menghilangkan rasa jenuh serta beban pikiran lainnya. Karena bagi saya mendengarkan sinyal tubuh jauh lebih penting dari pada sekadar mengejar durasi.
Nah, anda punya cerita yang sama, seputar jogging dan olahraga lainnya jika mau bisa berbagi komentar dengan saya dibawah ini.😊👇





4 Komentar
memang cuaca ahir-ahir ini panas banget sih kang, apalagi di jam siang sekitar jam 11 sampai jam 3 an masih panas.. gw jarang olah raga :D.. tapi kalo nontonin orang olah raga lari di alun-alun lumayan sering, mayan sambil cuci mata :D
BalasHapusIya betul banget Nif, jadi olahraga juga percuma.
HapusBetul enaknya emang dari pada olahraga mending lihat yang lagi olahraga saja, tapi kalau lagi nggak sama bini, ada bini brabebisa.🤣🤣🤣
Saking panasnya, olahraga plus sauna. Bekasi memang hebat... hihihi.
BalasHapusNaah itu hebatnya Bekasi Huu.. Yang tidak pernah ada dikota lain.🤣🤣🤣
HapusTERIMA KASIH SUDAH MELUANGKAN WAKTUNYA UNTUK MEMBACA CORETAN YANG EEHEEM,! UHUUKS2!